Monday

Sugesti Diri


"Cepat atau lambat kita akan bertindak sesuai dengan apa yang kita pikirkan." PEPATAH JEPANG


Telah menjadi fakta umum bahwa sedikit banyak kita sering dipengaruhi oleh daya tarik dan sugesti dari luar diri kita. Kalau kenyataannya tak begitu, etalase toko akan menjadi membosankan dan bermilyar-milyar dollar tak lagi ditanamkan untuk iklan di koran, majalah, radio, televisi.
Kita menanggapi bujukan dan sugesti luar melalui proses penalaran oleh akal budi kita yang sadar. Melalui pengulangan dan intensitas penerapan, akan dimungkinkan untuk 'lolos dari hambatan kesadaran' dan memasuki bagian tak sadar dari akal budi kita.
Sungguh merupakan kesalahan kalau hanya mengharapkan perkembangan diri semata melalui kegiatan luar. Dengan menyadari bahwa kita kadang-kadang cenderung manjadi seperti apa yang kita pikirkan melalui kegiatan akal budi tak sadar, maka pentinglah bagi kita untuk mencoba mengendalikan pemikiran kita dan mengarahkannya sesuai dengan tujuan hidup kita.
Biarlah sugesti diri membantu anda membuatnya menjadi teman Anda bukannya musuh. Pemikiran yang benar akan membaut keadaan menjadi demikian. Pelajarilah prinsip-prinsip kehidupan, percayalah dan terapkan berulang-ulang, teruslah yakin bahwa Anda dilahirkan untuk sukses, bahwa Anda punya perlengkapan untuk sukses dan bahwa Anda pewarisnya dalam kelimpahan dan kebaikan.
Bila Anda terus menyakinkan diri Anda tentang prinsip ini, hingga masuk ke ruang tak sadar dari akal budi Anda, maka hal ini akan "berkecambah" atau katakanlah telah menjadi 'kodrat kedua' bagi diri anda. Kesehatan fisik, kekuatan mental dan kekuatan moral akan menjadi tanaman subur yang akan mengembangkan diri Anda dari dalam.

Tuesday

Be Special

Kadang sering muncul pertanyaan dihatiku jika melihat teman-temanku sukses dan berhasil dalam kehidupannya. kenapa dia bisa seperti itu?sukses dan berhasil??
kenapa aku tidak??
ternyata itu adalah termasuk iri hati.. yah hal itu wajar terjadi dalam diri semua manusia tergantung management hati kita aja, mau melihat hal itu dari sudut pandang mana..
itu kata suamiku.. dan yang paling mengena adalah ketika suamiku bertanya apa kelebihanmu??apa amalan-amalan harian terbaikmu? dan aku menjawab ya seperti biasa baik, dll.. ternyata itu semua tidak cukup banyak orang yang bisa melakukan seperti itu.
Orang -orang besar mempunyai kelebihan dalam diri mereka, dan itu jarang dilakukan oleh orang-orang biasa seperti keistiqomahan mereka dalam menjalankan ibadah-ibadah wajib dan sunnah, semangat mereka yang kadang-kadang orang awam melihat sebagai sesuatu yang tidak wajar, tapi itulah keunikan mereka. Mereka rata-rata mempunyai keunikan yang tersimpan dalam diri mereka yang membuat mereka berbeda dari yang lainnya..
So Be Special..

Today is New Day

rasanya hari ini sama seperti hari-hari biasanya, tapi ada yang membuatnya berbeda.. there's something different, I don't know why.. tapi yang pasti hari ini rasanya bahagia banget..walaupun rutinitas yang dikerjakan sama saja seperti hari-hari kemaren, bangun, menyiapkan segala sesuatu buat suami, like the other mom's.
setelah q pikir-pikir mungkin ini yang dinamakan menikmati hidup, biarkan hidup berlalu seperti kehendak Tuhan, kita menjalani dengan ikhlas dan penuh semangat.
yang penting semangat, karena No matter what you do, do it with love!

AIDA

AIDA :

A = Attention : Memberikan perhatian khusus kepada segmen target pasar kita. Sehingga menjadi menarik untuk mereka membaca apa yang kita tawarkan dan sesuai dengan target pasar yang kita inginkan. Misalnya : “Pengumuman Penting untuk Bisnis Owner!” ; ini contoh attention dengan segmen pasar adalah para pemilik bisnis dalam sebuah iklan seminar bisnis. Coba bayangkan dengan kalimat standar : “ABC Organizer bekerjasama dengan DEF Institute mempersembahkan seminar bulan ini”. Apa anda menjadi tertarik?

I = Interest : Memberikan ketertarikan pembaca/prospek untuk lebih membaca lagi iklan/marketing tools yang kita tawarkan dengan benefit, keuntungan yang akan didapatkan. Misalnya : “Temukan Rahasia Sukses Membangun BISNIS dalam waktu 4 Jam!”. Bandingkan jika hanya kalimat, “Seminar Bisnis : Cara Membangun Bisnis Anda”. So what?

D = Desire : Memberikan rasa/hasrat keinginan dari pembaca untuk mengikuti apa yang kita tawarkan. Biasanya memberikan testimoni para customer yang ada. Lalu memberikan lebih detail apa yang ditawarkan dan apa yang akan didapatkan jika mereka membeli produk/jasa dari kita. Lebih memberikan sebuah emotional benefit kepada mereka sehingga ada keinginan untuk membeli.

A = Action : Membuat prospek untuk segera Action, dengan menghubungi kita segera untuk membeli atau mendaftar. Action field ini biasanya dibatasi dengan waktu, jumlah terbatas, hadiah-hadiah/bonus/benefit tambahan jika segera membeli/mendaftar pada waktu yang diberi batas. Misalnya : “Hubungi sekarang 021-81234567 untuk mendapatkan FREE tiket seminar sebelum tanggal 9 Agustus 2008″. Pasti mau ‘kan?

Saat ini AIDA telah bertambah menjadi AIDA(S). Ditambah dengan S :

S = Satisfaction : Buatlah dan jagalah kepuasan dan pengalaman yang menyenangkan dari prospek yang telah menjadi customer tersebut agar ia membeli produk/jasa kita kembali dan mereferensikan kepada teman-temannya untuk bisnis kita.

cara meningkatkan omset sekaligus keuntungan bisnis

bagaimana cara meningkatkan omset sekaligus keuntungan bisnis tersebut? Berikut ini adalah caranya yang lebih dikenal dengan istilah Five Business Chasis itu:

1. Perbanyak Prospek (Leads). Caranya dengan iklan, buka cabang, sebar brosur, ikut pameran dll. Misalnya, anda buka toko di mal. Rata-rata yang masuk ke toko anda secara tidak sengaja adalah 1000 orang, maka prospek/leads anda adalah 1000. Kemudian anda sebarkan brosur di pintu gerbang mal yang mengundang orang supaya datang ke toko anda. Katakanlah prospek yang yang masuk ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek anda menjadi 1100. Semakin banyak yang masuk ke toko anda berarti semakin banyak prospek anda.

2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion). Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.

3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.

4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: “Mau tambah french fries pak?” Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: “Yang large atau medium?” Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: “Es krimnya mau pak?” atau “Mau coba wafflenya pak?” Begitu seterusnya.

5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.

Mari kita lihat angka-angkanya:

Sebelum:
Prospek
1000 x Konversi 25% = 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 = Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan = Laba Rp. 2.500.000.

Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.

Sesudah:
Prospek
1100 x Konversi 27,5% = 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 = Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan = Laba Rp. 4.019.620.

Jadi, dengan kenaikan 10% saja dari setiap point Business Chasis di atas berhasil menambah laba sebesar Rp 1.519.620 atau 61%!

diambil dari www.tangandiatas.com

Great Marketing

Great Marketing

by Eko June

Alhamdulillah hari Minggu, 18 Nov kemarin kami sekeluarga memiliki peluang menyambangi acara Mahkota Dewa-nya bu Ning di ITC BSD. Saya ingin sharing pengalaman melihat secara langsung metode marketing yang menurut saya adalah terkini, terheboh dan terbanyak mendapat pengakuan sebagai metode terbaik.

Bu Ning dengan Mahkota Dewa-nya telah melakukan :

1. Tryvertising

Dengan cara memberikan aneka minuman gratis yang berasal dari produk2 Mahkota Dewa, maka orang akan secara instan mengetahui khasiat dan kelezatannya. Anak2 saya malah sampai 4 kali bolak-balik minum Maducil (madu untuk anak kecil) nan dingin dan manis itu ... maaf ya bu Ning klo kesannya gimana gitu :).

Metode ini secara telak akan memberikan dampak instan bagi orang untuk mencoba dan merasakan keunggulan produk/jasa. Kebanyakan yang mempraktekkannya memang untuk bisnis berbasis makanan. Ada juga software2 komputer yang diberikan gratis sebagai pembukanya, hal yang sama dilakukan pada seminar2 free dari para motivator yang pada akhirnya mengajak peserta untuk ikut seminar \'beneran\'-nya yang lebih berbobot tapi tentu lebih mahal juga harganya :).

Pak Roni, founder komunitas TDA dan owner Manet, mempraktekkannya dengan memberikan jaminan 30 hari uang kembali, jika tidak laku atau ada kekecewaan pada produk, tentu dengan minimal order tertentu. Orang, terutama para calon re-seller, bisa mencoba produknya, dan jika ternyata tidak berjalan atau ada hal2 lain maka bisa segera menukarnya kembali dengan uang. Bagi calon re-seller, hal ini bisa meminimalisasi resiko. Bagi pak Roni dan para praktisi metode ini bisa memunculkan image kualitas produk yang tinggi dan pelayanan super. Sekaligus, hal ini mempraktekkan salah satu cara dalam ajaran 5 Ways To Increase Your Profit-nya Brad Sugar, dalam cara menaikkan prosentase convertion (memutuskan membeli dari pelanggan) rate yaitu : Try Before You Buy.

Udah gitu bu Ning juga menyedian space khusus untuk konsultasi dan mengukur tekanan darah, juga ada sharing tentang hypnotherapy. Jadi ada tantangan setelah mengukur tekanan darah, jika ternyata tinggi lalu disarakan minum salah satu produk Mahkota Dewa dan mempraktekkan ilmu hypnotherapy. Jika berhasil maka tekanan darah akan turun. Before dan after merasakan produk benar2 dikedepankan. Luar biasa.

2. Strategic Alliance

Bekerjasama dengan unit dan bidang bisnis lain untuk mencapai goal bersama. Co-branding atau bekerjasama dalam hal iklan, adalah salah satu contoh. Auto Bridal pak Agus bekerjasama dengan Coca-cola. Pelanggan dapat minuman ringan gratis, dan sang produsen bisa beriklan gratis lewat billboard kecil atau selebaran. Atau bisa juga seperti mbak Yulia dengan Bank Syariah Mandiri (BSM) lewat kartu member Moz5 yang juga bisa berlaku sebagai kartu ATM BSM.

Keuntungan menggunakan strategic alliance :
a. memperbesar pasar calon pelanggan
b. mengurangi biaya iklan, karena dilakukan bersama
c. meningkatkan brand awareness melalui rekan strategic

Bu Ning, dengan Mahkota Dewanya, bekerjasama dengan pihak mall. Klo tidak salah bu Ning mendapat space gratis. Selain brand image Mahkota Dewa serta personal image bu Ning yang sudah terbangun dengan sangat baik selama ini, maka meramaikan mall adalah keuntungan lain bagi pemilik mall. Selain itu bu Ning juga bisa mempromosikan salah satu counternya yang ada di mall tersebut. Mall untung, Mahkota Dewa untung. :)

3. Community

Komunitas adalah salah satu cara terbaik dalam mempromosikan produk/jasa kita. Tidak hanya kita mengikutkan produk/jasa dalam suatu komunitas yang sesuai tapi juga bisa menciptakan komunitas itu sendiri.

Community marketing terbagi dua jenis :
a. Organic, adalah komunitas yang dibangun berdasarkan individu2, tanpa ada hubungannya dengan suatu perusahaan tertentu. Komunitas Tangan Di Atas yang bertema bisnis adalah salah satu contohnya.

b. Sponsored, didirkan dan dikelola oleh suatu perusahan dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan loyalitas pelanggannya. Harley Davidson Club dan Sahabat Nova bisa dijadikan contoh.

Dengan komunitas, selain meningkatkan loyalitas pelanggan, memberikan benefit unggulan bagi anggota juga bisa menjadi sebuah kekuatan fokus yang dahsyat, karena kita bisa mendapatkan target pasar yang jelas.

Bu Ning, dengan cerdas membentuk komunitas bertema kesehatan. Selain di TDA dan komunitas jamu, beliau juga mencetuskan TDA Health. Hal mana tidak diharamkan, sangat justru dianjurkan bagi para pelaku bisnis, karena itulah tujuan dibangunnya suatu komunitas.


Demikian sekilas pandangan mata saya dalam mengikuti acara Mahkota Dewa-nya bu Ning Sangat bermanfaat, sangat positif, very high value. Semoga ulasan ini bermanfaat. Thanks

diambil dari www.tangandiatas.com



Meningkatkan Kualitas Entrepeneurship

Ada 9 (sembilan) hal yang saya lakukan yaitu:

1. Memurnikan Niat Awal Berbisnis
***Lihat kembali Niat Anda pada saat ingin mulai bisnis sendiri. Apakah benar-benar murni berangkat dari pikiran dan hati nurani Anda? Ataukah karena Anda semata-mata tergiur melihat pebisnis yang sudah mapan dan bergelimang harta?
***Jika memang murni dari pikiran dan hati nurani Anda, maka Anda pasti bisa menyiapkan diri jauh lebih baik secara mental dan fisik untuk memulai berbisnis sendiri. Anda tahu segala resiko dan bisa memakluminya. Tetapi jika karena tergiur harta semata, maka bersiaplah untuk jadi pecundang, yang senang menyalahkan segala sesuatu selain dirinya sendiri.

2. Mengingat Visi Utama Bisnis Anda
***Saat memulai sebuah bisnis, semestinya Anda sudah menetapkan Visi Anda, apa yang menjadi dasar pijakan untuk mengembangkan bisnis Anda itu sehingga akan semakin berkembang di masa depan. Tanpa Visi, jangan harap bisnis Anda bisa maju pesat.

3. Memahami dan Menghayati Misi Bisnis Anda
***Seperti halnya Visi, maka Anda pun harus menyiapkan Misi atau Aksi Anda untuk mengembangkan bisnis Anda sendiri. Siapkan Sasaran-Sasaran Bisnis Anda, langkah-langkah apa yang diperlukan untuk meraih sasaran bisnis tersebut. Tanpa memahami dan menghayati misi bisnis ini, Anda akan menyesal di kemudian hari.

4. Meyakini Sedang Melakukan Misi Bisnis Besar
***Ini hal wajib yang harus ada di benak pikiran Anda, yaitu yakin bahwa bisnis yang Anda jalankan ini adalah Bisnis Besar. Jangan pernah sekalipun meremehkan bisnis Anda sendiri, meskipun awalnya masih kecil.

5. Menenangkan Diri Sebelum Melakukan Misi Bisnis
***Harus tetap waspada kepada diri Anda sendiri. Kadang-kadang, saat memulai bisnis, bisa saja Anda terlalu “euphoria”…terlalu bersemangat tak terkendali. Ini justru sering bisa menjadi penghambat jalannya bisnis Anda. Segala sesuatu yang tak terkendali pasti berakibat tidak baik…meskipun yang tak terkendali itu semangat Anda. Oleh sebab itu diperlukan ketenangan diri sebelum bertindak menjalankan misi bisnis Anda.

6. Konsisten Dalam Melaksanakan Bisnis
***Tentu saja Anda pun harus tetap konsisten dalam segala hal untuk mengembangkan bisnis Anda. Konsisten dalam bisnis artinya, Anda harus tetap melangkah maju…apa pun halangan di hadapan Anda…Anda tetap harus maju terus pantang mundur… Jangan pernah menyerah, jangan pernah kalah. Menyerah dan Kalah itu sebenarnya hanya ada di dalam pikiran Anda.

7. Menjaga Bisnis Dari Segi Kualitas Produk Dan Pelayanan
***Sejak Anda sudah berniat memulai bisnis sendiri, segi kualitas produk dan pelayanan ini harus sudah Anda canangkan di dalam program bisnis Anda, terutama di dalam pikiran dan hati nurani Anda.

8. Melakukan Upaya Promosi Bisnis Secara Bijak
***Bisnis bisa berkembang tentu saja butuh promosi. Tetapi hendaknya dalam rangka mempromosikan bisnis Anda ini, mesti bisa bersikap bijak. Pengertiannya adalah, jangan terlalu berlebihan mengunggulkan bisnis Anda. Berpromosi bahwa bisnis Anda memang sangat berkualitas…itu boleh dan sah-sah saja. Tetapi jika terlalu berlebihan, biasanya calon partner atau calon pelanggan Anda justru bertanya-tanya di dalam hatinya…benar nggak sih? Kadang bahayanya berlebihan dalam promosi ini, bisa saja Anda menyebut dan meremehkan pesaing bisnis Anda…ini tentu saja bisa berdampak negatif bagi bisnis Anda.

9. Banyak-banyak Mengingat ALLAH SWT, Sebelum, Pada Saat, dan Setelah Berbisnis
***Anda harus ingat! Bahwa sesungguhnya bisnis Anda itu sudah disediakan sebelumnya oleh Allah SWT। Anda bisa memulai berbisnis juga karena diridhoi oleh Allah. Jadi jangan sampai Anda merasa bahwa bisnis Anda bisa jalan karena usaha Anda sendiri. Ingatlah Allah sebanyak-banyaknya, sebelum memulai bisnis, pada saat sedang berbisnis, dan setelah Anda menyelesaikan bisnis Anda. Intinya setiap saat seorang pebisnis semestinya selalu mau mengingat Allah SWT. Karena Anda hanya tinggal menjemput bisnis yang sudah disediakan oleh Allah.

Wuryanano