"Kemiskinan adalah penyakit yang bersumber pada miskinnya pemikiran. Penyembuhan yang menyeluruh hanya bisa diperoleh dengan menghilangkan akar masalahnya yaitu dengan menemukan diri sendiri".
Kemiskinan dalam berbagai bentuk adalah suatu kondisi tak normal dan tak alamiah bagi manusia, yang merupakan akibat dari ketidaktahuan tentang keberadaannya yang mulia dan tentang berlimpahnya kemungkinan yang ada. Kemiskinan akan terus mencengkeram orang sehingga tetap melarat, selama orang tetap tidak tahu akan hak asasinya. Kita akan tetap berada dalam kegelapan, selama kita menutup pintu akal kita dari masuknya cahaya kebenaran.
Kalau saja mungkin bagi orang-orang yang terjepit kemiskinan di dunia ini untuk memasuki pengenalan diri yang sejati, untuk menyadari pentingnya keberadaan mereka, untuk memahami hukum kekayaan dan untuk mengerti bahwa dalam hidup mereka sendiri Tuhan punya rencana tentang kehidupan yang utuh, sukses abadi, kebahagiaan dan kedamaian akal budi; maka dalam waktu sangat singkat, pengetahuan dan pemahaman ini akan secara menyeluruh merubah peradaban umat manusia dengan cepat.
Kebutuhan paling mendesak bagi peradaban masa kini adalah suatu revolusi intelektual yang menyeluruh di dunia. Tak pernah ada zaman sebelum ini dimana kebutuhan umat manusianya dalam menemukan diri sendiri begitu besar seperti zaman sekarang. Jika kita tidak belajar mengendalikan pemikiran dan mengarahkannya untuk mempertahankan pilihan kita sendiri,maka sebagai individu kita bisa kehilangan hak asaasi ini. Kita menjadi seperti budak, bila kita membiarkan orang lain berpikir bagi kita.
Memag tugas yang amat sulit untuk membawa masuk prinsip sukses ke dalam masyarakat manusia, kalau para pemimpin dan guru tidak lebih dahulu punya landasan dalam prinsip ini. Orang buta tak akan bisa memimpin orang buta.
Kita harus belajar menggali kekuatan yang ada dalam diri kita dan bukannya mencari tenaga dari luar atau meminta bantuan dari mana pun. Kita bisa menguasai hal itu, kalau kita ada kehendak menguasainya.
Kemiskinan dalam berbagai bentuk adalah suatu kondisi tak normal dan tak alamiah bagi manusia, yang merupakan akibat dari ketidaktahuan tentang keberadaannya yang mulia dan tentang berlimpahnya kemungkinan yang ada. Kemiskinan akan terus mencengkeram orang sehingga tetap melarat, selama orang tetap tidak tahu akan hak asasinya. Kita akan tetap berada dalam kegelapan, selama kita menutup pintu akal kita dari masuknya cahaya kebenaran.
Kalau saja mungkin bagi orang-orang yang terjepit kemiskinan di dunia ini untuk memasuki pengenalan diri yang sejati, untuk menyadari pentingnya keberadaan mereka, untuk memahami hukum kekayaan dan untuk mengerti bahwa dalam hidup mereka sendiri Tuhan punya rencana tentang kehidupan yang utuh, sukses abadi, kebahagiaan dan kedamaian akal budi; maka dalam waktu sangat singkat, pengetahuan dan pemahaman ini akan secara menyeluruh merubah peradaban umat manusia dengan cepat.
Kebutuhan paling mendesak bagi peradaban masa kini adalah suatu revolusi intelektual yang menyeluruh di dunia. Tak pernah ada zaman sebelum ini dimana kebutuhan umat manusianya dalam menemukan diri sendiri begitu besar seperti zaman sekarang. Jika kita tidak belajar mengendalikan pemikiran dan mengarahkannya untuk mempertahankan pilihan kita sendiri,maka sebagai individu kita bisa kehilangan hak asaasi ini. Kita menjadi seperti budak, bila kita membiarkan orang lain berpikir bagi kita.
Memag tugas yang amat sulit untuk membawa masuk prinsip sukses ke dalam masyarakat manusia, kalau para pemimpin dan guru tidak lebih dahulu punya landasan dalam prinsip ini. Orang buta tak akan bisa memimpin orang buta.
Kita harus belajar menggali kekuatan yang ada dalam diri kita dan bukannya mencari tenaga dari luar atau meminta bantuan dari mana pun. Kita bisa menguasai hal itu, kalau kita ada kehendak menguasainya.
0 comments:
Post a Comment